dancing desire

Mima Fachrurrozi  //  far away from home and have no love. addicted to drawing and diving. a future scientist that always wanted to be an aritst

Mar 7 / 3:30pm

setelah itu mau dibawa kemana?

Bagi saya, hidup ini tamat episodenya sampai saya punya gelar PhD atau punya huruf d besar dan r kecil di depan nama saya. Rencananya saya harus sudah menyelesaikan S3 sebelum umur saya 28 tahun, selesai S3 saya masih bingung mau kerja apa. Kalau masalah jurusan apa yang akan saya ambil nantinya, saya sih memilih geologi, karena sampai saat ini kita masih hidup di bumi kan? bukan di planet mars? Sebelum saya akan selama-lamanya dikebumikan, ada baiknya to kalau saya belajar tentang bumi?
Teman saya, Kristian, yang punya visi luar biasa ingin mengambil jurusan hukum korporat di Oxford, lalu belajar tentang filsafat asia, dan tentu saja akan menjadi seorang lawyer, bukan pekerjaan yang sulit untuk dilakukan dan mendapat banyak uang. Lalu dia akan mengumpulkan uang yang banyak untuk kuliah, dan ini itu. Sungguh visioner, visioner sekali. Atau lihat teman saya yang lain, yang akan jadi kardiologis atau oncologist, sudah pasti jika mereka lulus dari universitas bisa langsung praktek, yaa mungkin praktek kerja dulu, tapi intinya mereka akan menjadi dokter bukan?
Saya, seorang Indonesia, tau realita di negri saya. Kalau saya ambil kedokteran, pff.. kalaupun saya kembali ke Indonesia, saya tidak bisa praktek, karena penyakit orang indonesia berbeda dengan orang Eropa. Mungkin orang eropa obesitas, tapi orang indonesia busung lapar. Mungkin dokter eropa tidak begitu kenal penyakit hepatitis atau pes, sementara dokter Indonesia, penyakit ini merupakan makanan sehari-hari mereka. Jadi, buat apa saya jadi dokter kalau suatu hari nanti saya pulang saya tidak dianggap sebagai dokter, padahal mungkin, di inggris, saya adalah dokter terkenal.

Salah satu realita busuk di rumah saya adalah; ketidak cocokan bidang yang diambil dengan apa yang dikerjakan. Sahabat saya, lulusan oseanografi, ujung-ujungnya dia jadi penyedia jasa tour menyelam dan jual beli alat selam. Padahal bumi Indonesia didominasi oleh laut. Oh well, mungkin di jaman saya nanti para oseanografer bisa jadi orang yang dihormati ya, padahal saya tadinya ingin mengambil jurusan oseanografi, tapi berhubung papa dan mama saya cerewet soal 'Southampton itu nomer 97 di dunia' sementara Oseanografi paling bagus di inggris ada di sana, jadinya saya harus mengalah (lagi) demi keinginan orang tua. Toh, mereka ini yang membiayai hidup saya di Inggris. Kalau kemauan mereka tidak saya wujudkan, bisa-bisa saya dicap anak durhaka sama Tuhan nantinya.

Bukan cuma sahabat saya saja yang banting setir, sepupu saya yang lulusan teknik mesin ITB ujung-ujungnya jadi PNS, meskipun sudah bolak balik jepang-indonesia, buat saya, seharusnya sepupu saya ini bisa kerja di perusahaan mobil macam Honda atau toyota malah kalau bisa dia kerja di perusahaan Jaguar, yaa seharusnya lebih baik lah dari PNS, tapi alhamdulillah saudara saya ini orangnya pandai bersyukur, jadi pekerjaannya di perusahaan negara terasa menyenangkan.

Satu-satunya orang Geologi yang bekerja benar-benar bekerja sebagai geologist adalah kakak seperguruan saya (hmm.. bukan kakak kelas, he's too old for that) hebatnya dia sampai bisa mengumpulkan uang untuk pergi ke Himalaya. Nice move, but it's a very manly job. Beliau bekerja di perusahaan tambang dan minyak, sepertinya tiap minggu keliling indonesia buat mencari sumber tambang dan sumber minyak baru. Very nice opportunities and quite a high salary too (come on, it's an oil company)

Yang ada di benak saya kalau sudah dapet PhD, mungkin jadi ibu rumah tangga. hmm.. what a waste of space. but still, I will marry a rich and handsome husband :D

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Feb 13 / 12:35pm
"Kita udah pernah liat Ratu Felisha ber akting, tapi penonton belum pernah liat Ratu Felisha di PERKOSA BABI, Ratu Felisha di bawah, Babi nya di atas, dan Ratu Felisha di ciumi sama BABI. Saya yakin orang pengen liat itu"

baginda KK Dheeraj, worst Indian Indonesian filmmaker

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Jan 24 / 9:22am

Dia #1

Dia hadir saat dingin mengigit tulang sumsumku
dengan senyuman, jantungku berhenti berdetak
waktu berhenti total
something's wrong

rasanya seperti lebih tinggi beberapa sentimeter dari tanah
salju mencair
dedaunan tumbuh kembali
rasanya musim semi datang lebih cepat

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Jan 22 / 4:44pm

Gengsi Dong

Seperti yang anda semua tau, gue adalah penggemar film-film warkop DKI tahun 1980-an. Film ini adalah film yang masih seger di ingatan gue. Bukan, bukan karena gue baru nonton, tapi karena film ini film paling memorable. Tiap lebaran, film ini biasanya diputer di TPI, biar emak gue jarang banget memperbolehkan gue nonton warkop (too much adult material) tapi, bagaimanapun juga gue suka sama film ini.

Gengsi Dong diawali dengan keberangkatan seorang anak juragan tembakau yang paling kaya di desanya, Raden Mas Ngabehi Slamet Condrowirwotikto Edi Pranoto Joyo Sendiko Mangun Dirjo Kusumo, atau Slamet (Dono),  ke Jakarta untuk menempuh masa kuliahnya. Di universitas (dengan penampilan udiknya yang sangat amat amat kampungan) dia bertemu dengan Sanwani (diperankan dengan brilian oleh Kasino, pas banget deh) orang betawi-jawa yang cuma anak tukan las mobil, tapi pura-pura kaya dengan cara membawa mobil yang udah selesai di las ke kampus dan Paijo (siapa lagi kalo bukan Indro), yang lebih senang dipanggil Coy, seorang anak juragan minyak, mungkin mahasiswa paling kaya di Universitas tersebut. Karena tidak terkesan dengan penampilan dan kekayaan Slamet, yang sangat disayangkan tidak punya mobil, ia akhirnya dikerjai habis-habisan oleh Coy dan Sanwani. Di hari pertama ini juga, ia jatuh cinta pada seorang anak dosen, Rita kalo ga salah namanya. Sebenarnya bukan cuma Slamet yang naksir sama Rita tapi juga Sanwani dan Coy. Namun Coy lebih beruntung, Rita sudah terlanjur dekat dengan Coy.

Pastedgraphic
aduhaaai aduh cantiknya

Awalnya, Slamet mendekati Rita dengan cara memberikan kue tarcis dan belajar bersama, tapi dia keduluan oleh Coy dan malah jadi bahan bercandaan.
Demi gengsi pada teman-temannya, akhirnya Slamet membeli sebuah mobil second hand, yang kurang lebih mencerminkan dirinya (pokoknya harus liat sendiri deh gimana mobilnya). Tapi ternyata sebuah mobil belum juga menarik hati Rita, ia masih terus nempel dengan Coy. Demi pujaan hatinya, tiga bersahabat ini berkompetisi untuk merebut pujaan hati mereka. Meskipun akhirnya sangat 'twisted Ending'

Film ini merupakan salah satu film paling lucu di Indonesia, tanpa unsur bokep sekalipun. Kalo ga tahan sama dangdut, saya sarankan jangan menonton film ini, karena dari awal sampai akhir film, rata-rata musik yang dipakai adalah dangdut. Tapi jangan khawatir, dangdutnya punya lyric yang lumayan lucu, terutama bagian Slamet lagi nyanyi, and this one is one of the funniest scene you've ever seen. Almarhum Dono emang fantastis di film ini, meskipun dialognya agak kacau, dan beberapa ada yang maksa, film ini, entah cult apa bukan, tapi gue yakin film ini sukses di bioskop dan sampai sekarang banyak fansnya - seperti saya-
Masalah pergerakan kamera, masih terlalu statis, yaa amanya juga film lama, what can you expect? Paling di zoom ke mulutnya dono yang emang monyong banget. Lalu soal wardrobe, film ini emang ga ada bandingannya, semua orang di kampus bajunya superketat, terutama cowok-cowoknya, paling normal cuma bajunya dono-kasino-indro dan rita. Tapi dibanding film-film jaman sekarang film ini masih normal. So yeah they are truly legendary
And yeah, this movie contains very famous quotes:

"Gila si Sanwani, Betawi gemblung!"

for me, this movie is still enjoyable until now. 

Acting : 7/10
Ending : 6/10
Script : 7.5/10
Overall : 7/10

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Jan 17 / 3:55pm

Stupid mistake by Nationwide newspaper

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/24/04002762/sinterklas.sulit.ditemukan

Sinterklas Sulit Ditemukan

Kamis, 24 Desember 2009 | 04:00 WIB

Sepanjang libur Natal kali ini, cerita tentang Sinterklas akan sulit ditemukan di layar perak. Sosok yang diinspirasi oleh Santo Nicholas, Uskup Myra (sekarang Turki) pada abad ke-4, itu hanya hadir di layar kaca.

 Mereka yang mengisi layar perak atau bioskop Indonesia di pengujung tahun ini antara lain justru tiga tupai kecil yang bisa berbicara dengan nada tenor di film Alvin and The Chipmunks 2. Film lainnya adalah Avatar, film fantasi bertabur efek visual besutan James Cameron, sutradara King Kong dan Lord of the Rings.

”Film-film yang mengantre tayang di bioskop jaringan 21 tidak ada yang khusus berkisah tentang Natal. Namun, ada satu film rohani, yaitu Lourdes,” kata Direktur 21 Cineplex Jimmy Herjanto, Rabu (23/12) di Jakarta.

Namun, film Lourdes ini pun tidak khusus berbicara mengenai Natal. Film yang dibintangi Sylvie Testud itu menyoroti peziarahan Bunda Maria di Lourdes, Perancis selatan. Film tersebut juga tidak ditayangkan secara menyeluruh di jaringan 21, tetapi hanya enam bioskop di DKI Jakarta dan enam bioskop di kota lain.

Film yang berbicara tentang Natal, yaitu Christmas Carol yang dibintangi Jim Carrey, justru sudah selesai ditayangkan di layar bioskop sebelum libur Natal datang.

Untuk film nasional, lanjut Jimmy, yang menjadi andalan pada libur Natal kali ini adalah Sang Pemimpi yang merupakan sekuel dari Laskar Pelangi. Film yang didasarkan pada buku karya Andrea Hirata ini mendulang sukses dan perhatian nasional pada sekuel pertama.

Sosok Santa Claus, yang sebenarnya berbeda dengan Sinterklas, akan sedikit ditemukan di jaringan Blitz Megaplex, yaitu lewat film Niko & The Way To The Stars. Setelah kemarin diluncurkan di Bandung, besok film animasi itu mulai diputar di Jakarta.

Meski Sinterklas susah ditemukan, penonton tetap masih bisa mengambil semangat Natal dari sejumlah film yang sekarang tayang di bioskop, seperti Lourdes.

Ary Dianto Pr, seusai menonton Lourdes , mengatakan, ”Salah satu kutipan dalam film itu, yaitu mukjizat adalah saat kita bisa memaknai hidup, bisa menjadi pesan Natal yang sangat kuat.”

Adu program

Di layar kaca, stasiun televisi saling berebut perhatian selama libur Natal dengan memajang berbagai program. RCTI, misalnya, mengandalkan sejumlah film lawas berbau Natal atau rohani, seperti Sister Act, Jingle All The Way, dan The Santa Clause.

Sementara itu, TPI mengandalkan film India, Mandarin, dan Indonesia. Theresia Ella Sari dari humas TPI mengatakan, mereka juga mengandalkan acara musik dangdut.

”Kami juga menyajikan acara rohani selama Natal sehingga penonton tetap bisa menikmati libur Natal tanpa harus keluar rumah,” ujarnya.

Trans TV mengandalkan film-film keluarga pada libur Natal kali ini. ”Hiburan yang banyak dicari selama Natal dan Tahun Baru adalah yang berkarakter keluarga, bernuansa bahagia, dan ringan. Ini sesuai dengan karakter masyarakat pada umumnya di akhir tahun, yaitu ingin bersantai bersama keluarga sambil menikmati keberhasilan yang telah diraih di bulan-bulan sebelumnya,” tutur Head of Marketing Public Relations Trans TV A Hadiansyah Lubis.

Jaringan televisi kabel juga tidak mau kalah pada libur Natal kali ini. Vice Presidents and General Manager Sony Pictures Entertainment Networks Asia Ricky Ow, perusahaan yang mengoperasikan kanal AXN, mendefinisikan Natal sebagai sebuah keajaiban sehingga kanal itu berani menawarkan acara sulap yang ditayangkan lima jam berturut-turut selama libur Natal kali ini, di samping sejumlah film bertema Natal.

Sementara itu, Creative Director NBC International Natalie Gee melihat Natal sebagai momen menemukan cinta dan kasih sayang. Karena itu, perusahaan yang mengoperasikan kanal Hallmark di Indonesia ini banyak menyiapkan film klasik bertema Natal yang romantis.(DIDIT PUTRA ERLANGGA R)

Gw gatau ini gue yang kurang pengetahuan apa gimana, tapi setau gue, James Cameron itu tidak menyutradarai film King Kong atau Lord of The rings (yang dua duanya seharusnya disutradarai oleh Peter Jackson). Lalu guepun mengeceknya di wikipedia, dan gw menemukan:

James Francis Cameron[1] (born August 16, 1954) is a Canadian film director, producer, screenwriter, editor, and inventor.[2][3] His writing and directing work includes The Terminator (1984), Aliens (1986), The Abyss (1989), Terminator 2: Judgment Day (1991), True Lies (1994), Titanic (1997), and Avatar (2009).

oke lu bilang jangan percaya sama wikipedia? silahkan.. gue search yang lain, sumber terpercaya para movie maniacs, Imdb, dan search nya, nihil, pak James tidak menyutradarai Kingkong atau Lord of the rings: monggo dibuka link nya: http://us.imdb.com/name/nm0000116/

ternyata gue nggak sebodoh wartawan kompas. Please kompas get another SMARTER journalist..

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Jan 15 / 3:53pm

2009 Memories

2009 has been my best year ever. Kenapa? banyak hal yang ga bisa dijelaskan dengan kata-kata, but however this year is the best that I've ever got. I'm 17 years old, braver, mature, and marvelously lucky.
Terispirasi dari temen gue Dito Wijanarko, gue ingin merekapitulasi kejadian-kejadian sepanjang 2009 which was very memorable buat gue:

1. I'm turning 17

Can you believe it, di bulan januari gue akhirnya menginjak usia yang menurut gue sangat berarti buat semua anak Indonesia, 17 tahun, dimana semuanya terasa legal, lu punya KTP (even though ini berarti menambah jumlah pengangguran di Indonesia, but who cares?), punya SIM, bisa membuka semua-semua yang ada tulisannya "17 tahun ke atas" and so on. Belom lagi scrap book yang dikasih dari sahabat-sahabat gue, very nicely done, dan makan-makan paling mewah yang pernah gue rayain di ulang taun gue, how cool is that? Dan di hari itulah gue officially pulang malem secara legal. Semenjak umur 17, emosi gue makin labil. Alhamdulillah ulang taun ini gue dikasih kado berupa kamera DSLR canon 450D. Dengan kamera ini gue mulai petualangan gue dengan mulus.  Matur Nuwun Sanget nggih bu.

2. Pergab

Siapa yang ga suka perpeloncoan? mungkin junior, tapi kalo udah jadi senior lu pasti seneng memelonco orang kan? kalo lu bilang ga suka, gue yakin deep down in your heart, lo agak seneng deh ngebilangin dengan cara yang agak salah ke adek kelas lo yang masih lenje, apalagi kalo lu anak pecinta alam, kebayang dong gimana seniorlu dulu suka bentak2 lo dan sekarang, lu yang bentak2 ade kelas lo!! come on man, I have to admit this is really fun! meskipun yaa gue di sini jadi koordinator acara, dan komandan sipur (komandan seksi dapur) yang harus masak dan bikinin teh buat alumni, as everyone else is quite busy to do so, dan banyak banget tanggung jawab yang harus gue emban *caelah* tapi gimana pun juga ini adalah hal yang lumayan asik buat gue dan my fellow surya telaga, meskipun kita semua capek, bersilat lidah malem-malem, ngerjain caang (maaf yaa), gossip, dkk this is one of the greatest moment I will never forget. Terutama malem neraka dimana salah satu (calon) instruktur kita menjawab sesuatu yang sangat lucu:
gw: JEBBY! kamu tau siapa komandannya kak Vini?
jebby: siap kak ade kak!
gw: salah jebby, kalo kamu mau tongkat kamu, jawab pertanyaan saya yang bener! siapa komandannya kak Vini?
jebby: SIAP KAK DINI KAK!
gw: masih salaah berarti tongkat ini buat sayaa..
jebby: kak, tapi ini tongkat saya... *sumpah ini jebby melas abis*
gw: oke sekarang kamu tau ga kak nando angkatan apa?
jebby: siap kak, Wanantara Daruna
gw: Komandannya siapa?
jebby: SIAP KAK NANDO KAK!
gw: tanya kak nando deh dia beneran komandan WD apa nggak....
hahaha this is hilariously funny! dan masih banyak hal yang lebih kocak lagi di acara ini, men, kalo ada diksar lagi gue mau ikut dong. Indonesia gue jabanin deh kalo gue lagi libur.

Di sini gue juga melihat bagaimana angkuhnya orang-orang tinggi, suka salah kaprah, dan merasa diri mereka selalu benar, that leads me to write about them, in a very sarcastic way.

3. Bali bromo jogja overland!

Event yang paling menarik selama 2009, it was suppose to be a study based tour, but hell yeah, God is the best life director ever, he make everything possible, he remove the study bit into a pure 28/2010 tour. BALI TOUR for god sake this is brilliant! Di sini gue bener-bener menikmati apa yang namanya jalan-jalan sama temen sekolah, duduk sampe tepos di bis, yang paling gue suka sih kalo udah singgah di restoran pasti deh ngumpul sama temen-temen, main babi, ato minimal foto-foto, pas di kapal feri sambil nahan nafas pipis di sana, sambil liat laut, liat oh my god kita udah deket bali, bahkan ada beberapa temen gue yang belom pernah keluar dari pulau jawa sampe foto-foto begitu sampe pelabuhan gilimanuk, dan yang paling ultimate di bali adalah PASAR SUKOWATI dimana harga bisa naik turun seenak udel, yaa gue buka tipe perempuan yang jago nawar, tapi bayangin, gue beli 4 celana pantai yang ada bunga-bunganya seharga 20 ribu saja sodara-sodara! how cool is that!
Di bali gue juga melampiaskan hobi snorkellig gue, dan ya ternyata di Tanjung Benoa (kalo ga salah nama tempatnya) underwaternya jelek abis, masih bagusan pulau seribu, tapi yang paling penting kan foto-fotonya, ya nggak? Tapi the sucky part is kalo ternyata harganya terlalu mahal, dan kata temen-temen gue yang lain, si mas-masnya agak nggak friendly sama orang Indonesia, terutama pelajar...Fuck, apa nih maksudnya, we're students ass hole, we need lower price! Gue juga sedikit heran sama travel agent yang di pake sama sekolah soalnya tiap kita jalan-jalan pasti ujung2nya selalu dibawa ke tempat belanja. Seems like they wanted to suck our money. Bahkan temen gue ada yang dengan mantapnya menghabiskan Rp. 2jt dalam sehari.
Di bali gue juga sempet deg degan karena pas gue niatnya mau keluar malem, sedikit hang out ngeliatin temen gue perform di Hard Rock Cafe, ternyata kita semua disuruh sama sensei pulang, karena salah satu temen kita ada yang kecelakaan, dan karena hal tersebut anak-anak yang tidak menghiraukan nasehatnya sensei ended up like shit, well yeah it's their fault but come on, we are teenagers, we just want to have F U N. Dan yaa hali ini membuat gue makin pengen nulis suatu hal yang lain, hal yang sangat sangat sarkastik sampe gue sendiri kena dalam masalah.
Setelah menggila di bali, kita kembali ke pulau jawa dan pergi ke bromo. Tempat yang sangat menyenangkan, sayangnya orang-orang terlalu lebay dengan jaket dan kaos tangan mereka, padahal gue cuma pake kemeja doang, jaket gue lepaskan, mereka belom tau aja gimana winter di Inggris ga ada apa-apanya sama Bromo, dan entah karena travel agent nya sucky apa gimana, kita ga dapet sunrise karena: MENDUNG! dan what's the point of going to bromo if it's foggy and cloudy? Neither sunrise nor sunset, we wouldn't see it!
Setelah capek menaiki ratusan tangga menuju bromo, we headed to Jogja. Percaya ga percaya, hotel di jogja itu ada di jalan Kaliurang. Awalnya gue mau nginep di rumah sodara gue, as the hotel were pretty much like a brothel house rather than a hotel, tapi berhubung jalan kaliurang dan komplek SKIP sangat jauh, gue gajadi pergi ke rumah sodara gue..

Dan sayangnya gue harus pulang duluan karena mau nonton Jason Mraz dengan menaiki Air Asia.

4. The Curious Case of Mine

Yes this is the most memorable case of all, dimana sebuah instansi yang disebut-sebut sebagai instansi yang paling murni harus tercoreng namanya gara-gara sebuah tulisan. ada yang bilang lidah tak bertulang, lidah itu lebih tajam dari pedang, buat gue tinta itu lebih flammable daripada Hydrogen Peroxide, karena dengan tinta (bahkan bukan tinta cuma huruf-huruf) semua orang di sekolah gue, mostly the teachers are flamed by my writings. Orang-orang panik kalo nama baik sekolah gue akan hancur gara-gara pendapat seorang pelajar bodoh, come on I'm not mature enough to write it on Kompas or Republika. Ada guru yang secara sembunyi-sembunyi senang dengan tulisan gue, mendukung, tapi sayangnya nggak bisa apa-apa karena mereka cuma pegawai biasa, bukan petinggi, lalu ada juga yang bener-bener ga suka (sampe mau mengeluarkan gue) karena mereka ngerasa kalo aib sekolah bener-bener dibuka. Banyak yang bilang, apa yang gue lakukan sama aja ngebuka aib orang tua sendiri, well, I guess it's not true at least my parents care about my, whilst my school doesn't, they might not even see me until I wrote something like that, banyak temen-temen yang pada mau demo kalo gue dikeluarin, banyak juga yang bilang kalo mereka bakal bikin blog kaya gue. But yeah, too risky. Apalagi dengan maraknya UU ITE jaman sekarang. Yeah Prima and Prita are sisters. They just wanted to speak their own mind.
Dari sini gue pengen banget pindah yang jauh. gue udah ga percaya dengan apa yang namanya PNS atau apalah itu.


5. Film Tugas Bahasa Indonesia

Nggak ada yang lebih asik selain bikin film, gue selalu suka kalo temen-temen gue dateng ke rumah gue, bercanda sampe malem sambil ngerjain tugas, terutama tugas tentang film. Di sini gue sekelompok sama seorang oknum yang sering gue kata-katain, sampe-sampe kalo ujian fisika gue diatas 60% gue janji ga akan ngatain dia. Meskipun fisika di sini gampang, tapi berhubung penyakit malas gue belom sembuh, fisika gue sering jauh dari harapan Toby, guru gue yang baik hati dan berbadan besar. Nggak ada yang bisa ngalahin sarkasmenya dia kalo lagi nyindir murid, terutama murid-murid model orang-orang berkerudung di garda depan.
Kebetulan, guru gue, Pak Alisyah menugaskan kelas gue untuk bikin film. Kebetulan pas pak alisyah lagi memberikan tugas, gue cabut ke kemang sama Azka dan Aje, terus kita ditelpon suruh milih tema, mau horor atau drama, spontan kita langsung bilang Horor. Beberapa bulan kemudian, seminggu (atau mungkin 3 hari) sebelum dikumpulkan itu tugas laknatullah kita baru shooting. Tanpa script, atau apapun kita asal jalan aja. Kata om kukuh, kalo shooting tanpa script sama aja boong, tapi fakta membuktikan kalo film gue dapet nilai paling tinggi seangkatan. Entah mungkin karena pak alisyah yang sayang sama gue yang nyaris gila gara-gara kasus di atas, atau emang karena film kita bagus. Well, no one knows. Sebenernya ini film agak corny, karena film ini menceritakan tentang yang baru pindah ke rumah baru dan orang tuanya dinas di luar kota. Dia manggil temen-temennya untuk nginep di rumahnya, ceritanya buat nemenin, tapi malah akhirnya itu hantu mukena membantai mereka semua.... gue yakin KK Dheeraj ga akan mampu membuat film sebagus ini. Cara matinya orang-orang ini emang agak sadis, Dhanes yang diceburin di wastafel, dharma yang dibunuh di dalem lemari, gue yang mati dicekek, azka mati ditiban, dan chicha mati kaget karena azka mati dan liat kalo pembunuhnya adalah si hantu mukena tersebut. At the end, tinggal Bimo sendiri yang tersisa, menjadi gila.

6. Gladi 2

Kenapa peristiwa ini memorable? Karena gue selalu menyukai semua kegiatan yang dilakukan deket laut atau di tengah laut. Well yeaah obviously adalah ini salah satu kegiatan paling menyenangkan sebelum gue meninggalkan Indonesia. Saat gue sangat deg degan dengan rapot gue, dimana mungkin gue ga akan dinaikin karena gue telah berbuat sangat nakal, tapi ternyata gue naik, dan lagi ternyata gue nyasar di muara angke, hampir di tinggal kapal, oh my god, gue takut banget dimarahin sama alumni. Tapi ternyata nggak, how lucky I am. Di sini seperti biasa gue snorkelling, main-main, seru deh pokoknya, sampe-sampe kita belajar cara baca bintang, buat nunjukin arah kalo ilang di laut. Quite useful as I will gone sailing someday.
Sebenernya bukan petualangannya yang gue suka, tapi karena gue menemukan seseorang yang hampir menggantikan si kaca mata merah, dan gara-gara gladi 2 ini gue berniat masuk oseanografi, bukan ITB, bukan UNDIP tapi minimal Southampton. Gue pengen nyoba osean oxford tapi ternyata nggak ada oseanografi buat undergraduate, yah semoga aja diterima deh di southampton (dan jurusan oseanografi amiin amiin).

to be continued...

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Jan 11 / 2:12pm

He turn into a C class musician!!

Ahmad Dhani
I'm a Baladewa therefore I (used to) love this genius musician.

Pastedgraphic

but now?
Let's see...

Before
seriously awesome video, awesome music, well yeah DEWA is the greatest band ever that time

</object>

</object>

After
can you believe it? he's the same song writer, musical arranger, producer and look what he'd done!

</object>

</object>

really really disappointed in him.

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Jan 9 / 2:27am

Faking it

still remember Puma?

Pastedgraphic

one nice sport brand, but we, third world countries citizen couldn't afford it. Than, we made our own brand, just like puma:

0pastedgraphic

will anyone notice that this is not puma?

1pastedgraphic

oh and us divers love to swim with tuna, so we made this one.

2pastedgraphic

and yes, the farmer loves their pigs

3pastedgraphic

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers
Jan 2 / 12:38pm

April Holiday Plans

It's not april yet, but before continuing my study, I better be planning for my holiday:

PLAN A:
EUROPE and UK DIVING (or Israel)
Well, since I'm a legal diver now, I better be using my log book, to dive as much as I can, and using this time wisely to learn some more skills to prepare moving up to advance diver next year. I was going to dive at The Zenobia, Cyprus for europe, Eliat for Israel, or the nearest one, The Booroo, Isle of Man. But then I have to save my money. No more lunch or fancy dinner. And goddamnit it's a wreck diving, 4 degrees celcius, and dry suit needed
Budget: more than £ 300 for accommodation, ferry, and nitrox refill, also I have to rent a drysuit

PLAN B:
VISITING THE FAMOUS EDENSOR
Manchester and Edensor is not that far. I wanna see what andrea hirata see. Perhaps, I'll visit scotland as well, great britain is never too small to explore
Budget: £ 100 could be less since I'm going with my cousin.

PLAN C:
EUROPE 
With my friends, going around europe. But probably we will done more shopping than exploring, and I have no schengen visa. How great is that?
Budget: more than £ 600

PLAN D:
INDONESIAN DIVING TRIP
Oh yes yes this is my favourite plan, I'll go to Indonesia before the holiday started, go straight home, take a rest for one whole day, plan my trip with my dive mates, go to either Bali, Alor, Wakatobi, Bunaken, or Maluku to gone diving there. Tanning my skin, taking more underwater pictures, and making my friends jealous (hopefully find a cute dive buddy, yumm!). Yee ha!
Budget: between £ 600 - £ 700 for accommodation, ferries, return tickets to those islands, and nitrox refill

Comments (0)

Daisypath Vacation tickers